Susi Pudjiastuti Mengajak Masyarakat Nelayan Lombok Untuk Mengawasi Benih Lobster

Posted on

DETIKBERITA.COM – Dalam kunjungan kerjanya di Lombok Tengah, Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Susi Pudjiastuti mengajak masyarakat nelayan di lombok tengah untuk mengawasi benih lobster yang ada.

Pasalnya, potensi benih lobster di Lombok Tengah saat ini sangat besar, dengan demikian tentunya akan menjadi sorotan para importir asing yang ingin mengambil keuntungan, sehingga menyebabkan maraknya penyelundupan di wilayah tersebut ke beberapa negara.

Selain itu pada kesempatan yang sama juga Susi mengajak masyarakat untuk berkoordinasi membantu pemerintah menangkap penyelundup ilegal benih lobster dan benih biota laut lainnya.

“Saya tidak suruh tangkepin para nelayannya, tapi saya minta Bapak sekalian tangkepin para penyelundup bibit lobsternya. Laporkan saja,” ungkap Susi dalam dialog bersama nelayan dan masyarakat di Pelabuhan Perikanan Teluk Awang, Lombok Tengah, seperti dalam keterangan tertulis yang diterima Jitunews.com, Jumat(16/12).

Susi menjelaskan, penangkapan benih lobster sesungguhnya telah diatur oleh Undang-undang yang ditegaskan dengan dikeluarkannya Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan (Permen KP) Nomor 1 Tahun 2015 tentang penangkapan lobster, kepiting dan rajungan. Maka bagi siapa pun yang menjualnya tanpa ijin, bisa diproses hukum.

“Tapi karena saya tidak mau masyarakat Lombok terjerat hukum, saya minta hentikan jual benih lobster yang harganya hanya Rp 10 ribu itu ke para eksportir”, lanjutnya.

Baca Juga: “Disebut Onе Man Show, Ahok: Kerja sendiri larang sendiri. Kamu kira superman apa,”

Pasalnya, banyak nelayan di Lombok Tengah menangkap benih lobster berukuran 5 gram dijual hanya dengan Rp 10 ribu. Menurut Susi, jika lobster dibiarkan hidup di lautan dalam kurun waktu 2-3 bulan, lobster tersebut sudah memiliki berat 200 gram dan dapat dijual dengan harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah реr ekornya.

“Saya hanya ingin memastikan bahwa masyarakat Indonesia lebih diuntungkan dan bisa menjaganya untuk anak kita. Kalo bibit ini sudah diambil, saya yakin akan habis. Indonesia sekarang hanya bisa ekspor lobster 300 ton saja. Padahal dulu tahun 1990-an bisa ribuan ton. Padahal sekarang Indonesia menduduki nomor satu ekspor perikanan di Asia, bukan di Asia Tenggara lagi,” tukasnya. [jitunews]

Kata Kunci Pencarian:
daftar harga motor honda di lombok,squisy di lombok,Jolowi ingin melihat Air mancur terbesar di asia,jual benih lobster air tawar di lombok,lombok ubi,Oke Google pesawat di Lombok,

Loading...
loading...
loading...