Panglima Kodam Jaya Bantah Isu Pengerahan Massa Pro Kivlan dan Adityawarman

Posted on

polri

DETIKBERITA.CO – Isu bahwa ada pengerahan massa yang pro terhadap dua purnawirawan TNI, Mayjen (purn) Kivlan Zein dan Brigjen (purn) Adityawarman Thaha yang ditangkap polisi, dibantah Pangdam Jaya, Mayjen Teddy Lhaksmana.

Menurutnya Teddy, informasi yang beredar itu adalah tidak benar. Ia bahkan menegaskan bahwa penangkapan terhadap kedua purnawirawan itu tidak akan membuat perpecahan di tubuh TNI.

“Rantai komando itu jelas sekali, apalagi ada (info) yang akan bergerak ke Jakarta, itu sangat bohong. Tidak ada perpecahan, sangat solid,” tegas Teddy, kepada wartawan, Selasa (6/12), di Mapolda Metro Jaya, Jakarta.

Tak hanya itu, Teddy menambahkan, dalam upaya pengamanan aksi 4 November dan 2 Desember kemarin TNI tetap solid. Dia juga menyatakan bahwa TNI satu komando dalam upaya penegakan hukum terhadap kedua purnawirawan tersebut. “Mantan militer juga merupakan tanggung jawab saya,” imbuh Teddy.

Baca Juga: Belum Dua Hari, Pagi Ini Petisi Boikot MetroTV Tembus 67.000 Vote Dukungan

Bahkan sebelum menangkap keduanya, sambung Teddy, TNI dan Polri telah membahasnya dalam berbagai rapat. “Kebetulan saya berada dalam satu komando tugas, sama-sama, ya itulah analisa yang kami ambil, terpaksa ini harus diamankan sementara menjelang pelaksanaan tanggal 2 (Desember) ini,” beber Teddy.

Selain itu, diungkapkan Teddy, operasi penangkapan dua purnawirawan yang diduga melakukan makar itu, sudah seizin dan sepengetahuan Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo.

“Dilaporkan semua, jadi tidak ada tindakan yang liar. Apalagi ada perpecahan itu tidak ada, rantai komando TNI sangat solid dan tidak ada perpecahan,” pungkas Teddy tegas. [jitunews]

Kata Kunci Pencarian:
pemboikotan iwan fals,

Loading...
loading...
loading...