Arsip Kepemiluan Dikembalikan Ke Ibu Kandungnya

Posted on

DETIKBERITA.CO – Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI menyerahkan arsip statis kepemiluan kepada Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI) di Gedung ANRI, Jakarta, Kmais (8/12). Penyerahan tersebut dilakukan bersamaan dengan Workshop penyelematan arsip kepresidenan.

Sekjen KPU, Arif Rahman hakim mengatakan penyerahan arsip merupakan bagian dari keseriusan KPU menjaga arsip kepemiluan. Arsip mempunyai peranan yang sangat penting, karena seluruh tahapan pemilu mulai dari perencanaan, pelaksanaan sampai dengan evaluasi menghasilkan sebuah dokumentasi.

“Melalui pengarsipan yang baik sangat terbantu dalam pelaksanaan pemilu. Arsip inilah yang membantu KPU dalam menyelesaikan sengketa antar peserta pemilu. Jadi pihak-pihak yang bersengketa merasa dipuaskan,” ungkap Arif.

“Tentu ini juga berkat sinergi antara KPU RI dan ANRI dalam pengelolaan arsip,” sambungnya seperti dikabarkan laman KPU.

Fasilitas penyimpanan arsip yang dimiliki oleh KPU masih sangat terbatas. Untuk itu, lanjut Arif, dibutuhkan kerja sama antar lembaga dalam menjaga arsip kepemiluan, baik pemilu legislatif maupun presiden dan wakil presiden.

“Secara bertahap kami akan serahkan kepada ANRI, karena kalau dikelola sendiri fasilitas di KPU masih sangat terbatas. Penyerahan arsip ini diibaratkan dikembalikan kepada ibu kandungnya karena pengelolaan arsip ini sudah sangat baik di ANRI,” ujar Arif.

Baca Juga: Hari Ibu Momentum Kebangkitan Indonesia

Beberapa arsip statis yang diserahkan yaitu Peraturan KPU dari Tahun 2012-2015 terkait pelaksanaan Pileg dan Pilpres, pembentukan panitia pemilu dalam dan luar negeri, Surat Keputusan KPU tentang penetapan Daftar Pemilih Tetap (DPT) Pemilu Tahun 2014, serta 36 Compact Disc (CD) yang berisi seluruh aktifitas kegiatan pemilu mulai dari Tahun 2009-2014.

“Semoga arsip ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat dan lembaga penelitian yang membutuhkan arsip atau dokumen kepemiluan,” harap Arif.

Sementara itu, Kepala ANRI, Mustari Irawan mengungkapkan apa yang telah dilakukan oleh KPU sudah sesuai dengan amanat UU 43/2009 tentang kearsipan.

“Pemilu salah satu pilar negara demokrasi. Setiap proses pemilu pasti akan menghasilkan arsip. Arsip-arsip ini bisa kita klasifikasikan menjadi arsip statis dan harus diserahkan kepada ANRI. Apa yang dilakukan KPU sudah sejalan dengan program kami sejak tahun 2015 dalam menyusun arsip kepresidenan,” tukasnya. [rmol]

Kata Kunci Pencarian:
anak kecil bugil kaskud,lisa anak smp bugil,Oke Google minta video orang melahirkan,survei ibu menyusi terbaru 2016,

Loading...
loading...
loading...