Kembali Ditolak Warga, Djarot Minta Polisi Menyingkir : Detikberita.co Terbaru Hari Ini

Posted on

DETIKBERITA.CO – Calon wakil gubernur DKI Jakarta Djarot Saiful Hidayat kembali mendapat penolakan warga saat blusukan ke kawasan Karang Anyar, Jakarta Pusat, hari ini. Alih-alih menghindar, Djarot memilih menghampiri warga yang menolak dan meminta polisi menyingkir.

“Pak polisi di belakang saja. Biar saya coba berbicara dengan mereka,” kata Djarot kepada puluhan personel polisi yang menjaganya.

Kepada warga yang menghadangnya, Djarot mengatakan, warga tidak boleh menolak kehadiran dirinya. Mengingat keberadaannya dilindungi Undang-Undang (UU). Mantan Walikota Blitar ini pun menanyakan KTP pengunjuk rasa.

“Saya bisa lihat KTP saudara-saudara. Soalnya ini warga di sini menerima saya,” ungkapnya.

Tak lama berdialog, Djarot meninggalkan pengunjuk rasa. Meski berada tidak lebih dari 100 meter dengan warga yang menolak, Djarot tampak tidak terganggu untuk tetap bersosialisasi dengan warga di wilayah tersebut.

Dalam kampanye kali ini, Djarot menyatakan alasan kedatangan warga di Karang Anyar karena ingin melihat kondisi wilayah tersebut setelah terbakar pada lima tahun lalu. “Ya Alhamdulillah ternyata sudah ada perbaikan setelah kebakaran,” ucapnya.

Sebelumnya, penolakan terhadap kehadiran Djarot terjadi di Kembangan, Jakarta Barat. Penolakan dilakukan diduga buntut dari dugaan penistaan agama yang dilakukan Ahok beberapa waktu lalu. (rn)

Source link

Loading...
loading...
loading...