Habib Rizieq Ngotot Gelar Aksi 212, Minta Polisi Tak Cuma Teriak di Media : kabar Terhangat Hari Ini

Posted on

DETIKBERITA.CO – Imam Besar FPI, Habib Rizieq Shihab ngotot menggelar aksi 212 pada 2 Desember di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

Hal tersebut ditegaskan Habib Rizieq Shihab saat menjadi narasumber dalam wawancara ekklusif bertajuk Aksi 212 di Radio Rasil, Kamis malam (24/11/2016).

“Sampai hari ini kami masih sepakat bahwa kami akan menggelar aksi di sepanjang Sudirman-Thamrin,” ujar Habib Rizieq.

Ketua Dewan Pembina Gerakan Nasional Pembela Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) itu mengaku sudah mendengar pernyataan dari Mabes Polri dan Polda Metro yang melarang gelar sajadah di sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin.

“Ini kita protes. Kita sudah protes resmi karena yang kami ajukan ke pihak kepolisian adalah unjuk rasa. Unjuk rasa itu dilindungi oleh undang-undang. UU nomor 9 tahun 1998. Tidak ada institusi apa pun di republik ini, baik eksekutif, yudikatif, maupun legislatif yang berhak melarang warga negara untuk berunjuk rasa atau mengemukakan pendapat di depan umum,” tegas Habib Rizieq.

Dikatakannya, pada pasal 18 ayat 1 dan 2 UU Nomor 9 tahun 1998 disebutkan secara eksplisit yang maknanya bahwa barang siapa yang melarang atau menghalang-halangi dengan kekerasan warga negara yang menyampaikan pendapat di depan umum, dipidana satu tahun penjara.

“Jadi kalau Presiden yang melarang orang berunjuk rasa, Presiden diancam satu tahun penjara. Kalau Kapolri yang melarang unjuk rasa tersebut, kapolri diancam satu tahun penjara. Ini bisa diperkarakan ke pengadilan. Ini bukan persoalan kecil,” urai Habib Rizieq.

Karena itu, lanjut Habib Rizieq, kalau Mabes Polri atau Polda Metro Jaya keberatan terkait agenda demo 2 Desember, sebaiknya diskusikn.

“Bukan teriak-teriak di media, ini tidak boleh, ini dilarang, ini melanggar ketentuan, ini melanggar ketertiban umum,” tambah Habib Rizieq.

“Kalau melanggar, jelaskan kepada kita, yang melanggar itu yang mana? Pasal yang mana? ayat yang mana? ketentuan yang mana?,” tanya Habib Rizieq.

Habib Rizieq menambahkan, aturan yang dilanggar itu tidak akan diketahui oleh peserta demo jika aparat kepolisian tidak membuka pintu komunikasi.

Karena itu, lanjut Habib Rizieq, pihaknya mengajak Mabes Polri dan Polda Metro Jaya untuk membangun komunikasi dan duduk bersama membahas rencana demo 212.

“Kita ajak Mabes Polri dan Polda Metro, apa keberatan Anda? ayo kita duduk bareng. Kalau melarang, kenapa melarang? Kalau betul kami melanggar undang-undang, kami akan balik ke undang-undang. Kita tidak akan melanggar undang-undang. Jadi, tolong kasi tahu kami yang dilanggar yang mana?,” jelas Habib Rizieq.

Menurut Habib Rizieq, polisi merupakan pengayom. Mestinya polisi memanggil yang mau demo dan memberikan petunjuk agar mereka tidak melanggar aturan.

“Seharusnya mereka bilang ‘Ayo sini, ini salah nih, kau harusnya begini’. Itu yang benar. Kita tunggu,” tandas Habib Rizieq. (ps)

Source link

Kata Kunci Pencarian:
http://www detikberita co/Info-persiapan-212 html,anak habib rizieq shihab,anak smp di ajari ngetot xxx,berapa anak rizieq shihab,keajaiban demo 212 yang ditembak,doa habib rizieq saat 212,http://www detikberita co/Info-transkrip-khutbah-habib-rizieq-pada-212 html,transkrip pidato habieb rizieq,habib rizik ngotot demo,donload habib rizik,

Loading...
loading...
loading...